Udayana Dentistry Scientific Competition (UDSC) 2025: Mendorong Inovasi Menuju Kesehatan Gigi dan Mulut yang Lebih Baik

Udayana Dentistry Scientific Competition (UDSC) 2025: Mendorong Inovasi Menuju Kesehatan Gigi dan Mulut yang Lebih Baik

Udayana Dentistry Scientific Competition (UDSC) merupakan kompetisi ilmiah tingkat nasional di bidang kedokteran gigi yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Kedokteran Gigi (HMKG) Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Tahun 2025 menjadi momentum penting dengan diusungnya tema “Improving Oral Health for a Healthier Life by Integrating Behavior, Access, and Technology.” Tema ini mencerminkan komitmen UDSC dalam mendorong peserta untuk menghasilkan karya ilmiah yang edukatif, inovatif, sekaligus relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat modern.

Gambaran Umum Acara

UDSC 2025 menghadirkan tiga cabang lomba utama, yaitu poster publik, esai populer, dan video edukasi. Ketiga cabang tersebut bertujuan mengasah kemampuan peserta dalam menyampaikan informasi ilmiah secara efektif, menarik, dan mudah dipahami masyarakat. Para finalis dari seluruh Indonesia akan berkesempatan mempresentasikan karya mereka secara langsung di hadapan dewan juri yang terdiri dari akademisi dan praktisi profesional di bidang kedokteran gigi.

Kegiatan ini berlandaskan nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. UDSC hadir sebagai wadah pengembangan kualitas akademik mahasiswa, peningkatan budaya literasi ilmiah, sekaligus sarana untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui media edukatif. Selain itu, UDSC turut berperan dalam memperkenalkan Program Studi Kedokteran Gigi Universitas Udayana di tingkat nasional serta memperluas wawasan peserta terkait berbagai cabang ilmu kedokteran gigi.

Rangkaian Acara

Pelaksanaan UDSC 2025 terbagi ke dalam dua tahap, yaitu tahap online dan tahap offline.

1. Tahap Online

Tahap ini diadakan sebagai seleksi awal dan mencakup berbagai aktivitas, antara lain:

  • Pendaftaran peserta dan pengumpulan karya.
  • Voting daring untuk cabang poster publik dan video edukasi.
  • Penjurian awal oleh tim juri.
  • Technical meeting untuk seluruh finalis yang lolos ke tahap berikutnya.

Tahap online berfungsi menyaring karya terbaik sebelum peserta memasuki sesi penilaian langsung pada tahap offline.

2. Tahap Offline

Tahap offline berlangsung selama tiga hari dua malam di Bali dan menjadi inti dari keseluruhan rangkaian UDSC 2025.

Hari Pertama

Acara dimulai dengan seremoni pembukaan yang dirangkai dengan parade delegasi dari berbagai perguruan tinggi peserta. Setelah itu, dilakukan pengundian urutan presentasi untuk cabang lomba final. Malam hari ditutup dengan penampilan hiburan Mikat dari HMKG sebagai bentuk penyambutan bagi seluruh finalis.

Hari Kedua

Hari kedua menjadi puncak kompetisi, di mana finalis dari masing-masing cabang mempresentasikan karya mereka secara langsung di hadapan dewan juri. Presentasi ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan kreativitas, argumentasi ilmiah, serta skill komunikasi.

Setelah sesi penilaian, seluruh peserta diajak mengikuti city tour ke beberapa destinasi wisata ikonik di Bali, termasuk Krisna Oleh-Oleh dan Garuda Wisnu Kencana (GWK). Rangkaian hari kedua ditutup dengan makan malam hangat bersama di Pantai Kedonganan.

Hari Ketiga

Hari terakhir difokuskan pada prosesi pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah untuk masing-masing cabang lomba. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh finalis, panitia, dan dewan juri, yang sekaligus menjadi tanda berakhirnya UDSC 2025.

UDSC 2025 bukan hanya sekadar ajang kompetisi ilmiah, tetapi juga ruang kolaborasi, inspirasi, dan pertukaran pengetahuan bagi mahasiswa kesehatan dari seluruh Indonesia. Dengan tema yang relevan dan rangkaian kegiatan yang tersusun menyeluruh, UDSC diharapkan dapat menjadi pendorong lahirnya inovasi baru serta memperkuat peran generasi muda dalam meningkatkan kesehatan gigi dan mulut masyarakat. Melalui UDSC, semangat mahasiswa untuk berkontribusi dalam pembangunan kesehatan nasional semakin diteguhkan, menuju masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan berdaya.

Sampai jumpa di UDSC 2026!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *